Cara Install Kimai Time Tracker Pakai Docker Compose
Kimai adalah sebuah perangkat lunak (software) pelacak waktu (time-tracking) bersifat sumber terbuka (open-source) yang dirancang khusus untuk mencatat durasi kerja dan mengelola lembar waktu (timesheets).
Sederhananya, Kimai membantu individu maupun tim untuk memantau berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk proyek atau tugas tertentu, yang kemudian dapat digunakan untuk penagihan klien (invoicing) atau analisis produktivitas.
Berikut adalah beberapa fitur dan karakteristik utama Kimai:
Fungsi Utama
-
Pencatatan Waktu: Pengguna bisa memulai dan menghentikan pengatur waktu (timer) secara real-time atau memasukkan durasi kerja secara manual.
-
Manajemen Proyek & Pelanggan: Anda bisa mengelompokkan catatan waktu berdasarkan pelanggan, proyek, dan aktivitas spesifik.
-
Pelaporan (Reporting): Kimai menyediakan ringkasan data mingguan, bulanan, atau per proyek dalam bentuk grafik dan tabel yang mudah dibaca.
-
Ekspor Data: Data yang sudah tercatat dapat diekspor ke berbagai format seperti PDF, Excel (XLSX), atau CSV untuk keperluan administrasi atau penggajian.
Keunggulan Kimai
-
Gratis & Open Source: Versi komunitasnya dapat diunduh dan digunakan secara gratis tanpa biaya lisensi.
-
Multi-Bahasa: Mendukung banyak bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.
-
Berbasis Web: Karena berjalan di browser, Kimai dapat diakses dari perangkat apa saja (komputer, tablet, atau smartphone) selama terhubung ke server.
-
Kustomisasi Tinggi: Pengembang dapat memodifikasi kode sumbernya atau menambahkan plugin sesuai kebutuhan spesifik perusahaan.
Siapa yang Menggunakannya?
-
Freelancer: Untuk melacak jam kerja agar bisa menagih klien dengan akurat.
-
Agensi & Perusahaan: Untuk memantau anggaran waktu proyek dan produktivitas karyawan.
-
Organisasi Non-profit: Untuk mendokumentasikan waktu yang dihabiskan pada berbagai program hibah atau donasi.
Instalasi :
- Instal Docker https://blog.32inside.com/books/docker/page/2-instal-docker#bkmrk-instal-docker-dengan
- File docker
- docker-compose.yml
-
services: sqldb: image: mysql:8.3 volumes: - mysql:/var/lib/mysql environment: - MYSQL_DATABASE=${DATABASE_NAME} - MYSQL_USER=${DATABASE_USER} - MYSQL_PASSWORD=${DATABASE_PASSWORD} - MYSQL_ROOT_PASSWORD=${DATABASE_ROOT_PASSWORD} command: --default-storage-engine innodb restart: unless-stopped healthcheck: test: mysqladmin -p$$MYSQL_ROOT_PASSWORD ping -h localhost interval: 20s start_period: 10s timeout: 10s retries: 3 kimai: image: kimai/kimai2:apache volumes: - data:/opt/kimai/var/data - plugins:/opt/kimai/var/plugins ports: - 8001:8001 environment: - ADMINMAIL=${ADMIN_EMAIL} - ADMINPASS=${ADMIN_PASSWORD} - "DATABASE_URL=mysql://${DATABASE_USER}:${DATABASE_PASSWORD}@sqldb/${DATABASE_NAME}?charset=utf8mb4&serverVersion=8.3.0" restart: unless-stopped volumes: data: mysql: plugins:
-
- .env
-
DATABASE_NAME=kimai DATABASE_USER=kimaiuser DATABASE_PASSWORD=kimaipassword DATABASE_ROOT_PASSWORD=changemeplease ADMIN_EMAIL=admin@kimai.local ADMIN_PASSWORD=changemeplease
-
- Start docker compose
-
docker compose up -d
-
- Check status docker
-
docker ps-
ubuntu@kimai:~$ docker ps CONTAINER ID IMAGE COMMAND CREATED STATUS PORTS NAMES 33c2b751e87c kimai/kimai2:apache "docker-php-entrypoi…" 9 hours ago Up 9 hours (healthy) 80/tcp, 0.0.0.0:8001->8001/tcp, [::]:8001->8001/tcp kimai-kimai-1 92a587788f50 mysql:8.3 "docker-entrypoint.s…" 9 hours ago Up 9 hours (healthy) 3306/tcp, 33060/tcp kimai-sqldb-1 ubuntu@kimai:~$
-
-
- Akses kimai menggunakan browser port 8001, username : admin@kimai.local, password : changemeplease
- docker-compose.yml