Chief Business Officer (CBO) Tujuan utama: Mengelola strategi go-to-market , peningkatan revenue , dan penguatan hubungan pelanggan serta channel partner . 🎯 Tanggung Jawab Utama: Merancang dan mengeksekusi strategi penjualan dan pemasaran lintas segmen (Enterprise, SMB, Partner). Menyusun target penjualan tahunan & kuartalan. Memastikan kolaborasi antara Sales, Marketing, dan Customer Success. Mengoptimalkan lifecycle pelanggan: dari akuisisi → adopsi → retention → upsell. Menganalisis tren pasar cloud dan kompetitor untuk mengarahkan strategi penjualan. Melaporkan pencapaian revenue dan pipeline ke CEO. 📂 Sales & Customer Success Division 1. Enterprise Account Manager Fokus: menangani klien korporat besar (bank, telco, pemerintah, enterprise sektor energi, manufaktur, dsb). Tugas Detail: Melakukan account planning dan strategi jangka panjang untuk tiap pelanggan besar. Menyusun proposal solusi sesuai kebutuhan pelanggan (custom IaaS, DRaaS, private cloud, hybrid setup). Melakukan presentasi, negosiasi kontrak, dan penutupan proyek besar. Berkoordinasi dengan tim CTO/CSDO untuk desain teknis & implementasi. Memastikan kontrak tahunan diperbarui (renewal) dan peluang cross-sell/upsell diidentifikasi. Memonitor customer health score dan kepuasan pelanggan enterprise. Tools biasa digunakan: Salesforce, HubSpot CRM, PowerBI dashboard, Proposal automation tools. 2. SMB Account Manager Fokus: pelanggan skala menengah, startup, digital-native business. Tugas Detail: Melakukan prospecting aktif melalui campaign, leads inbound, atau channel partner. Memberikan demo produk (SaaS, PaaS, cloud hosting, container platform). Membantu onboarding awal pelanggan baru dan memastikan penggunaan layanan berjalan lancar. Melakukan follow-up berkala dan tracking hasil kampanye digital marketing. Menganalisis pricing & promo untuk meningkatkan volume penjualan SMB. Melaporkan pipeline SMB ke CBO dan Marketing. Tools biasa digunakan: CRM (HubSpot, Pipedrive), Intercom, Google Data Studio. 3. Customer Success Manager (CSM) Fokus: memastikan pelanggan aktif menggunakan layanan, loyal, dan sukses mencapai tujuan bisnis mereka. Tugas Detail: Melakukan onboarding pelanggan baru setelah handover dari Sales. Membuat Customer Success Plan (CSP) untuk tiap akun strategis. Melakukan QBR (Quarterly Business Review) bersama pelanggan enterprise. Menjadi penghubung antara pelanggan dan tim teknis jika ada issue operasional. Mengukur dan meningkatkan NPS (Net Promoter Score) . Menginisiasi program customer advocacy (testimoni, case study, joint webinar). Mendeteksi risiko churn lebih awal dan melakukan tindakan preventif. Tools biasa digunakan: Gainsight, Zendesk, Freshdesk, CRM, Notion dashboard. 📂 Marketing & Brand Division 4. Digital Marketing Manager Fokus: membangun brand awareness dan menghasilkan leads berkualitas. Tugas Detail: Menyusun strategi digital marketing tahunan (SEO, SEM, content marketing, ads). Mengelola website perusahaan, blog, landing page produk, dan analytics. Membuat kampanye media sosial dan email automation. Melakukan A/B testing pada iklan dan landing page untuk optimasi conversion rate. Mengkoordinasikan content creation (artikel, video, case study). Menganalisis metrik (CTR, MQL, CPL) dan menyampaikan laporan bulanan ke CBO. Menjalin kerja sama promosi dengan media atau influencer B2B. Tools biasa digunakan: Google Analytics, HubSpot, SEMrush, Meta Ads, LinkedIn Campaign Manager. 5. Partner & Channel Manager Fokus: memperluas ekosistem partner dan channel untuk meningkatkan revenue tidak langsung. Tugas Detail: Menyusun strategi partner program (reseller, integrator, distributor, ISV). Melakukan partner onboarding dan pelatihan produk. Menetapkan dan memonitor target partner berdasarkan wilayah atau sektor industri. Mengelola komunikasi rutin dengan partner (newsletter, portal, event). Membuat sistem insentif partner dan memastikan sertifikasi produk dipenuhi. Berkolaborasi dengan tim Marketing untuk campaign bersama partner (co-marketing). Melaporkan performa partner ke CBO secara periodik (pipeline, kontribusi revenue). Tools biasa digunakan: Partner Relationship Management (PRM) system, Salesforce, Asana, Notion.