32Inside
- Struktur Organisasi
- Chief Business Officer (CBO)
- Chief Technology Officer (CTO)
- Chief Security Officer (CSO)
- Chief Service & Delivery Officer (CSDO)
- Chief Financial Officer (CFO)
- Chief People & Culture Officer (CPCO)
- Chief Strategy & Innovation Officer (CSIO)
Struktur Organisasi
PT. Indonesia Inside (32Inside)
│
├── CEO / Founder
│
├── Chief Business Officer (CBO)
│ ├── Sales & Customer Success Division
│ │ ├── Enterprise Account Manager
│ │ ├── SMB Account Manager
│ │ └── Customer Success Manager
│ └── Marketing & Brand Division
│ ├── Digital Marketing Manager
│ └── Partner & Channel Manager
│
├── Chief Technology Officer (CTO)
│ ├── Cloud Infrastructure Division
│ │ ├── Cloud Engineering Manager
│ │ ├── Network & Infrastructure Manager
│ │ └── Datacenter & Facility Manager
│ └── Platform & Application Division
│ ├── DevOps & Automation Manager
│ ├── Platform Services Manager
│ └── SaaS & Product Development Manager
│
├── Chief Security Officer (CSO)
│ ├── Security Operations Division
│ │ └── SOC Manager
│ └── Security Engineering & Compliance Division
│ ├── Security Engineering Manager
│ └── Compliance Manager
│
├── Chief Service & Delivery Officer (CSDO)
│ ├── Project Delivery Division
│ │ ├── Project Manager
│ │ └── Service Delivery Manager
│ └── Operations & Support Division
│ ├── Service Desk Manager
│ ├── Problem & Change Manager
│ └── Resilience Manager
│
├── Chief Financial Officer (CFO)
│ ├── Finance & Accounting Manager
│ ├── Procurement Manager
│ └── Budget & Tax Manager
│
├── Chief People & Culture Officer (CPCO)
│ ├── HR & Talent Manager
│ ├── Culture & Engagement Manager
│ └── General Affairs Manager
│
└── Chief Strategy & Innovation Officer (CSIO)
├── Business Strategy Manager
└── R&D Manager
🏢 PT. Indonesia Inside (32Inside)
Core Business: Cloud Service Provider (IaaS, PaaS, SaaS, DRaaS) + Managed Services
Culture: Modern, Agile, Collaborative, Automation-driven
👑 CEO / Founder
Fungsi:
Menentukan visi, arah teknologi, dan strategi pertumbuhan perusahaan.
Menjaga sinergi antar unit bisnis dan menjalin hubungan strategis dengan mitra.
KPI:
-
Growth Rate perusahaan
-
Market share cloud & managed service
-
Employee engagement & innovation index
🧭 Chief Business Officer (CBO)
Fungsi:
Mengelola strategi go-to-market, peningkatan pendapatan, dan relasi pelanggan.
📂 Sales & Customer Success Division
-
Enterprise Account Manager
Menangani klien korporat besar dengan kebutuhan kompleks (Cloud, DRaaS, PaaS).
➜ KPI: Revenue target, renewals, upsell ratio -
SMB Account Manager
Fokus pada pelanggan skala menengah dan startup digital.
➜ KPI: Acquisition rate, customer growth -
Customer Success Manager
Memastikan pelanggan existing puas, aktif, dan memanfaatkan layanan maksimal.
➜ KPI: Retention rate, NPS, churn reduction
📂 Marketing & Brand Division
-
Digital Marketing Manager
Membangun digital presence (website, social media, campaign, SEO, ads).
➜ KPI: MQL (Marketing Qualified Leads), conversion rate -
Partner & Channel Manager
Mengembangkan jaringan reseller, system integrator, dan teknologi partner.
➜ KPI: Partner revenue, partnership certification
☁️ Chief Technology Officer (CTO)
Fungsi:
Menentukan arah teknologi, membangun arsitektur cloud, dan memastikan platform scalable & reliable.
📂 Cloud Infrastructure Division
-
Cloud Engineering Manager
Bertanggung jawab atas cluster VMware, Virtuozzo, Zerto dan automation.
➜ KPI: Uptime (99.9%), provisioning speed, resource utilization -
Network & Infrastructure Manager
Mengelola backbone, routing, storage fabric, dan keamanan jaringan internal.
➜ KPI: Latency, reliability, throughput -
Datacenter & Facility Manager
Menjamin kestabilan dan efisiensi fasilitas fisik (power, cooling, access).
➜ KPI: PUE, DC uptime, incident-free hours
📂 Platform & Application Division
-
DevOps & Automation Manager
Mengembangkan pipeline CI/CD, observability, dan deployment automation.
➜ KPI: Deployment frequency, MTTR -
Platform Services Manager
Mengelola core services (API Gateway, Identity, Billing, Monitoring).
➜ KPI: Platform availability, service latency -
SaaS & Product Development Manager
Mengembangkan produk SaaS (Nextcloud, Office, Mail, Monitoring portal).
➜ KPI: Feature velocity, adoption rate
🔐 Chief Security Officer (CSO)
Fungsi:
Melindungi platform, data pelanggan, dan memastikan compliance keamanan.
📂 Security Operations Division
-
SOC Manager
Memimpin operasi 24x7 monitoring & incident response.
➜ KPI: MTTD (Mean Time to Detect), MTTR (Mean Time to Respond)
📂 Security Engineering & Compliance Division
-
Security Engineering Manager
Fokus pada hardening, vulnerability management, encryption, dan IAM.
➜ KPI: Patch compliance, vulnerability backlog -
Compliance Manager
Menjaga sertifikasi (ISO27001, SOC2, PDPA) dan audit keamanan.
➜ KPI: Audit pass rate, zero non-conformance
⚙️ Chief Service & Delivery Officer (CSDO)
Fungsi:
Menjamin proyek dan layanan operasional berjalan sesuai SLA dan timeline.
📂 Project Delivery Division
-
Project Manager
Mengelola proyek implementasi cloud dan integrasi layanan.
➜ KPI: On-time delivery, cost variance -
Service Delivery Manager
Menjamin layanan siap digunakan dan sesuai kebutuhan pelanggan.
➜ KPI: SLA achievement, customer satisfaction
📂 Operations & Support Division
-
Service Desk Manager
Menangani tiket pelanggan dan eskalasi ke tim teknis.
➜ KPI: First response time, resolution rate -
Problem & Change Manager
Menangani root cause analysis dan mengelola CAB.
➜ KPI: Change success rate, recurring issue reduction -
Resilience Manager
Mengatur BCP/DR dan melakukan uji simulasi disaster recovery.
➜ KPI: RTO/RPO compliance, DR test success
💰 Chief Financial Officer (CFO)
Fungsi:
Menjaga kesehatan keuangan perusahaan dan efisiensi pengeluaran.
-
Finance & Accounting Manager
Laporan keuangan, cashflow, audit, dan pengendalian biaya.
➜ KPI: Report accuracy, audit findings -
Procurement Manager
Pengadaan hardware, software, dan kontrak vendor.
➜ KPI: Procurement lead time, cost efficiency -
Budget & Tax Manager
Perencanaan anggaran dan kepatuhan pajak.
➜ KPI: Budget variance, tax compliance
🧩 Chief People & Culture Officer (CPCO)
Fungsi:
Mengembangkan SDM, menjaga budaya kerja, dan kesejahteraan tim.
-
HR & Talent Manager
Rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan karier.
➜ KPI: Turnover rate, time-to-hire -
Culture & Engagement Manager
Membangun budaya kerja kolaboratif & program engagement.
➜ KPI: Employee satisfaction, participation rate -
General Affairs Manager
Mengelola fasilitas kantor dan logistik internal.
➜ KPI: Facility uptime, asset utilization
📈 Chief Strategy & Innovation Officer (CSIO)
Fungsi:
Merancang strategi jangka panjang, analisis pasar, dan inovasi teknologi baru.
-
Business Strategy Manager
Analisis pasar, pricing, dan KPI lintas divisi.
➜ KPI: Strategic goal achievement, business growth -
R&D Manager
Eksperimen teknologi baru (AI, Edge, Observability, Green IT).
➜ KPI: Innovation index, proof-of-concept success
Chief Business Officer (CBO)
Tujuan utama:
Mengelola strategi go-to-market, peningkatan revenue, dan penguatan hubungan pelanggan serta channel partner.
🎯 Tanggung Jawab Utama:
-
Merancang dan mengeksekusi strategi penjualan dan pemasaran lintas segmen (Enterprise, SMB, Partner).
-
Menyusun target penjualan tahunan & kuartalan.
-
Memastikan kolaborasi antara Sales, Marketing, dan Customer Success.
-
Mengoptimalkan lifecycle pelanggan: dari akuisisi → adopsi → retention → upsell.
-
Menganalisis tren pasar cloud dan kompetitor untuk mengarahkan strategi penjualan.
-
Melaporkan pencapaian revenue dan pipeline ke CEO.
📂 Sales & Customer Success Division
1. Enterprise Account Manager
Fokus: menangani klien korporat besar (bank, telco, pemerintah, enterprise sektor energi, manufaktur, dsb).
Tugas Detail:
-
Melakukan account planning dan strategi jangka panjang untuk tiap pelanggan besar.
-
Menyusun proposal solusi sesuai kebutuhan pelanggan (custom IaaS, DRaaS, private cloud, hybrid setup).
-
Melakukan presentasi, negosiasi kontrak, dan penutupan proyek besar.
-
Berkoordinasi dengan tim CTO/CSDO untuk desain teknis & implementasi.
-
Memastikan kontrak tahunan diperbarui (renewal) dan peluang cross-sell/upsell diidentifikasi.
-
Memonitor customer health score dan kepuasan pelanggan enterprise.
Tools biasa digunakan: Salesforce, HubSpot CRM, PowerBI dashboard, Proposal automation tools.
2. SMB Account Manager
Fokus: pelanggan skala menengah, startup, digital-native business.
Tugas Detail:
-
Melakukan prospecting aktif melalui campaign, leads inbound, atau channel partner.
-
Memberikan demo produk (SaaS, PaaS, cloud hosting, container platform).
-
Membantu onboarding awal pelanggan baru dan memastikan penggunaan layanan berjalan lancar.
-
Melakukan follow-up berkala dan tracking hasil kampanye digital marketing.
-
Menganalisis pricing & promo untuk meningkatkan volume penjualan SMB.
-
Melaporkan pipeline SMB ke CBO dan Marketing.
Tools biasa digunakan: CRM (HubSpot, Pipedrive), Intercom, Google Data Studio.
3. Customer Success Manager (CSM)
Fokus: memastikan pelanggan aktif menggunakan layanan, loyal, dan sukses mencapai tujuan bisnis mereka.
Tugas Detail:
-
Melakukan onboarding pelanggan baru setelah handover dari Sales.
-
Membuat Customer Success Plan (CSP) untuk tiap akun strategis.
-
Melakukan QBR (Quarterly Business Review) bersama pelanggan enterprise.
-
Menjadi penghubung antara pelanggan dan tim teknis jika ada issue operasional.
-
Mengukur dan meningkatkan NPS (Net Promoter Score).
-
Menginisiasi program customer advocacy (testimoni, case study, joint webinar).
-
Mendeteksi risiko churn lebih awal dan melakukan tindakan preventif.
Tools biasa digunakan: Gainsight, Zendesk, Freshdesk, CRM, Notion dashboard.
📂 Marketing & Brand Division
4. Digital Marketing Manager
Fokus: membangun brand awareness dan menghasilkan leads berkualitas.
Tugas Detail:
-
Menyusun strategi digital marketing tahunan (SEO, SEM, content marketing, ads).
-
Mengelola website perusahaan, blog, landing page produk, dan analytics.
-
Membuat kampanye media sosial dan email automation.
-
Melakukan A/B testing pada iklan dan landing page untuk optimasi conversion rate.
-
Mengkoordinasikan content creation (artikel, video, case study).
-
Menganalisis metrik (CTR, MQL, CPL) dan menyampaikan laporan bulanan ke CBO.
-
Menjalin kerja sama promosi dengan media atau influencer B2B.
Tools biasa digunakan: Google Analytics, HubSpot, SEMrush, Meta Ads, LinkedIn Campaign Manager.
5. Partner & Channel Manager
Fokus: memperluas ekosistem partner dan channel untuk meningkatkan revenue tidak langsung.
Tugas Detail:
-
Menyusun strategi partner program (reseller, integrator, distributor, ISV).
-
Melakukan partner onboarding dan pelatihan produk.
-
Menetapkan dan memonitor target partner berdasarkan wilayah atau sektor industri.
-
Mengelola komunikasi rutin dengan partner (newsletter, portal, event).
-
Membuat sistem insentif partner dan memastikan sertifikasi produk dipenuhi.
-
Berkolaborasi dengan tim Marketing untuk campaign bersama partner (co-marketing).
-
Melaporkan performa partner ke CBO secara periodik (pipeline, kontribusi revenue).
Tools biasa digunakan: Partner Relationship Management (PRM) system, Salesforce, Asana, Notion.
Chief Technology Officer (CTO)
Tujuan utama:
Menentukan arah teknologi, membangun arsitektur cloud, dan memastikan platform 32Inside scalable, reliable, secure, dan future-proof.
🎯 Tanggung Jawab Utama:
-
Menyusun strategi arsitektur teknologi jangka panjang (Cloud, Networking, Automation, Observability).
-
Memimpin transformasi digital dan efisiensi infrastruktur.
-
Menjaga stabilitas operasional platform IaaS, PaaS, DRaaS dan SaaS.
-
Berkoordinasi dengan CSO (security) dan CSDO (delivery) untuk integrasi antar domain.
-
Menentukan technology roadmap (versi OpenStack, Ceph, Kubernetes, observability stack).
-
Mengontrol TCO (Total Cost of Ownership) infrastruktur cloud.
📂 Cloud Infrastructure Division
1. Cloud Engineering Manager
Fokus: arsitektur dan operasional platform OpenStack, Kubernetes, Ceph, dan automation di lingkungan multi-datacenter.
Tugas Detail:
-
Mendesain dan mengelola cluster Virtuozzo, VMware, DRaaS (compute, storage, network, image, identity).
-
Mengelola Ceph storage backend (NVMe, HDD tiers, multi-site replication).
-
Mengembangkan automation playbook dengan Ansible, Terraform, dan CI/CD pipeline.
-
Memantau performa cluster dan melakukan capacity planning.
-
Mengelola lifecycle upgrade (Virtuozzo, VMware, DRaaS).
-
Menyusun dokumentasi arsitektur dan SOP deployment.
-
Bekerja sama dengan tim CSDO untuk onboarding server baru ke cluster production.
Tools biasa digunakan:
Kolla-Ansible, Terraform, GitLab CI/CD, Prometheus + Grafana, Zabbix, NetBox.
2. Network & Infrastructure Manager
Fokus: backbone network, routing, inter-DC link, dan keamanan jaringan internal cloud.
Tugas Detail:
-
Mendesain dan memelihara jaringan core (leaf-spine, routing BGP/EVPN).
-
Mengelola VLAN, VXLAN, dan network overlay untuk OpenStack dan Kubernetes.
-
Mengatur peering antar datacenter dan redundansi link (HA link, dual uplink, bonded interface).
-
Mengawasi konfigurasi firewall, load balancer, VPN gateway, dan NAT service.
-
Menyusun network topology diagram dan inventory (NetBox, NMS).
-
Melakukan analisis performa jaringan (latency, jitter, throughput).
-
Menangani troubleshooting L1-L7 dan integrasi ke observability stack.
-
Bekerja sama dengan CSO untuk network security dan segmentation policy.
Tools biasa digunakan:
NetBox, LibreNMS, Cacti, Grafana, FRR, Bird, VyOS, Mikrotik CCR, HAProxy, OPNsense, Fortigate, iperf3.
3. Datacenter & Facility Manager
Fokus: memastikan infrastruktur fisik (power, cooling, rack, access) selalu optimal dan aman.
Tugas Detail:
-
Mengelola DC layout, rack allocation, dan cable management.
-
Memastikan ketersediaan power (UPS, genset, dual feed) dan monitoring suhu.
-
Menangani vendor DC (colocation, network provider, facility maintenance).
-
Melakukan inspeksi rutin dan simulasi failover (power failure, fire drill).
-
Memastikan sistem akses fisik aman dan terkontrol (biometric, CCTV, visitor log).
-
Melakukan audit inventaris hardware (server, switch, PDU, transceiver).
-
Menyusun DC efficiency metric (PUE, uptime, energy utilization).
Tools biasa digunakan:
DCIM tools (OpenDCIM, NetBox), Zabbix, Grafana, Excel-based asset tracker, CCTV system, access control log.
📂 Platform & Application Division
4. DevOps & Automation Manager
Fokus: pipeline CI/CD, observability, dan infrastruktur automation untuk seluruh stack.
Tugas Detail:
-
Membangun dan memelihara GitOps pipeline untuk OpenStack, Kubernetes, dan aplikasi internal.
-
Mengembangkan Infrastructure as Code (IaC) untuk provisioning otomatis (Terraform, Ansible).
-
Mengelola observability stack (Prometheus, Loki, Grafana, Alertmanager, Tempo).
-
Mengotomatiskan update, patching, dan scaling pada cluster.
-
Menyusun SLO/SLA monitoring dan dashboard eksekutif.
-
Bekerja sama dengan tim Platform Services dan SaaS untuk deployment pipeline.
-
Melatih tim engineering lain tentang best practice CI/CD dan automation.
Tools biasa digunakan:
GitLab CI/CD, ArgoCD, Terraform, Ansible, Helm, Prometheus, Grafana, Loki, ELK, Zabbix, GitOps workflow.
5. Platform Services Manager
Fokus: mengelola layanan inti yang digunakan semua sistem internal dan pelanggan (API Gateway, Identity, Billing, Monitoring).
Tugas Detail:
-
Mengelola dan mengembangkan core service layer (API Gateway, IAM, billing engine, monitoring API).
-
Menjamin platform uptime dan integrasi antar komponen cloud berjalan mulus.
-
Memastikan compatibility antar versi API dan backward compatibility.
-
Bekerja sama dengan DevOps untuk CI/CD dan observability.
-
Mengelola identity federation (LDAP, Keystone, OIDC) dan role-based access control.
-
Menyediakan API & SDK dokumentasi untuk integrasi partner.
-
Melakukan scaling & load testing pada platform internal.
Tools biasa digunakan:
Kong Gateway, Keycloak, OpenStack Keystone, Grafana, InfluxDB, Loki, Nginx, RabbitMQ, Redis, PostgreSQL.
6. SaaS & Product Development Manager
Fokus: pengembangan dan pengelolaan produk SaaS internal maupun komersial.
Tugas Detail:
-
Menentukan roadmap fitur SaaS seperti Nextcloud, OnlyOffice, Mail, Monitoring portal, dsb.
-
Berkoordinasi dengan DevOps & Platform untuk deployment dan observability.
-
Mengelola tim developer (frontend, backend, QA) untuk setiap produk SaaS.
-
Memastikan integrasi antar SaaS berjalan baik (SSO, API, monitoring).
-
Menganalisis kebutuhan pelanggan untuk pengembangan fitur baru.
-
Mengawasi uji coba produk baru (beta, pilot, feedback loop).
-
Mengelola rilis dan dokumentasi changelog versi produk.
Tools biasa digunakan:
GitLab, Jira, Confluence, Docker, Helm, Kubernetes, Sentry, Grafana, Nginx, PostgreSQL, Redis, Nextcloud API, React.js.
Chief Security Officer (CSO)
Tujuan utama:
Menjamin keamanan data, platform, dan infrastruktur cloud 32Inside secara menyeluruh, sekaligus menjaga kepatuhan terhadap standar industri dan regulasi.
🎯 Fungsi Utama:
-
Menetapkan strategi keamanan siber perusahaan, baik untuk platform internal maupun layanan pelanggan.
-
Memastikan penerapan security by design dalam setiap proyek dan produk.
-
Mengawasi operasional keamanan 24x7, dari deteksi ancaman hingga mitigasi insiden.
-
Menjaga kepatuhan terhadap standar keamanan (ISO 27001, SOC 2, PDPA, dan sejenisnya).
-
Mengembangkan kultur keamanan di seluruh lini organisasi.
-
Berkolaborasi erat dengan CTO (infrastruktur) dan CSDO (operasi) untuk keamanan menyeluruh.
📂 Security Operations Division
1. SOC Manager
Fokus: Mengelola operasi Security Operation Center (SOC) untuk monitoring, deteksi, dan respon insiden keamanan secara real-time.
Tugas Detail:
-
Memimpin tim SOC 24x7 yang melakukan monitoring keamanan infrastruktur cloud dan jaringan (OpenStack, Kubernetes, Ceph, internal apps).
-
Membangun dan memelihara SIEM (Security Information and Event Management) untuk korelasi log, alerting, dan dashboard insiden.
-
Menyusun runbook incident response untuk berbagai jenis serangan (DDoS, brute force, privilege escalation, data exfiltration, dsb).
-
Melakukan threat hunting proaktif berdasarkan IOC (Indicator of Compromise) dan intel terbaru.
-
Menetapkan prioritas penanganan insiden berdasarkan severity & business impact.
-
Mengatur eskalasi ke Security Engineering atau Platform tim jika perlu tindakan teknis lanjut.
-
Melakukan post-incident review dan menghasilkan Root Cause Analysis (RCA).
-
Menyusun laporan MTTD (Mean Time to Detect) dan MTTR (Mean Time to Respond) untuk evaluasi efektivitas SOC.
-
Melatih tim operasi dan teknis terkait prosedur keamanan dan pelaporan insiden.
Tools biasa digunakan:
-
SIEM: Wazuh, Graylog, ELK Stack, Splunk (Enterprise), Security Onion
-
Threat Intelligence: MISP, OpenCTI, AlienVault OTX
-
Monitoring & Detection: Suricata, Zeek (Bro), CrowdSec, Fail2Ban, OSSEC
-
Incident Management: TheHive, Cortex, RTIR, Jira Security
📂 Security Engineering & Compliance Division
2. Security Engineering Manager
Fokus: membangun dan mengelola sistem keamanan teknis (hardening, encryption, vulnerability management, IAM) di seluruh platform.
Tugas Detail:
-
Merancang kebijakan dan prosedur server hardening untuk OpenStack, Kubernetes, dan sistem internal.
-
Melakukan vulnerability assessment & remediation berkala menggunakan scanner otomatis dan manual verification.
-
Mengelola encryption system (data-at-rest dan data-in-transit), termasuk TLS certificate lifecycle, disk encryption, dan secret management.
-
Mengelola IAM (Identity and Access Management) untuk semua platform — Role-Based Access Control (RBAC), MFA, least privilege principle.
-
Mengawasi integrasi dengan Key Management Service (KMS) atau Vault system untuk penyimpanan kredensial.
-
Bekerjasama dengan DevOps & Platform Services untuk menerapkan secure CI/CD pipeline.
-
Menyusun kebijakan patch management, serta memastikan patch compliance rate tinggi.
-
Melakukan security testing terhadap layanan SaaS dan API internal.
-
Melakukan collaboration dengan SOC untuk menutup gap keamanan yang terdeteksi dari threat monitoring.
-
Menulis dan memperbarui security guideline dan best practice documentation internal.
Tools biasa digunakan:
-
Vulnerability Scanning: OpenVAS, Nessus, Trivy, Clair, Nmap, Lynis
-
Hardening: CIS Benchmark tools, Ansible hardening roles, auditd
-
IAM: Keycloak, Vault, FreeIPA, OpenLDAP, JumpCloud
-
Encryption & Secrets: HashiCorp Vault, GnuPG, OpenSSL, cert-manager
-
Testing: OWASP ZAP, Burp Suite, Nikto, Metasploit (for red teaming)
3. Compliance Manager
Fokus: memastikan bahwa seluruh proses, sistem, dan dokumentasi perusahaan mematuhi standar keamanan dan regulasi yang berlaku.
Tugas Detail:
-
Menyusun dan mengelola ISMS (Information Security Management System) sesuai ISO/IEC 27001:2022.
-
Memastikan seluruh divisi menjalankan security policy dan control yang sesuai dengan framework (ISO27001, SOC 2, PDPA, GDPR).
-
Menyusun dan memperbarui dokumentasi keamanan, termasuk risk register, asset inventory, dan Statement of Applicability (SoA).
-
Mengkoordinasikan audit internal dan eksternal bersama auditor independen.
-
Melakukan gap analysis dan perbaikan temuan hasil audit (non-conformance closure).
-
Menyusun Business Impact Assessment (BIA) dan mendukung tim Resilience (CSDO) untuk DRP/BCP.
-
Melakukan training internal tentang security awareness dan data protection untuk seluruh karyawan.
-
Mengelola vendor security assessment untuk partner atau supplier yang terhubung dengan platform.
-
Menyiapkan compliance report dan evidence log untuk keperluan audit pelanggan enterprise.
-
Berkoordinasi dengan Legal dan CPCO untuk kebijakan privasi dan HR compliance.
Tools biasa digunakan:
-
GRC & Audit Tools: ISO Manager, Conformio, AuditBoard, Jira GRC, Excel templates
-
Documentation & Workflow: Confluence, Notion, SharePoint
-
Awareness & Training: KnowBe4, LMS internal, Google Forms (quiz)
-
Risk Register: Excel-based tracker atau open-source GRC (eramba, SimpleRisk)
Chief Service & Delivery Officer (CSDO)
Fungsi:
Menjamin seluruh proyek dan layanan operasional berjalan sesuai SLA, timeline, serta standar kualitas yang ditetapkan oleh perusahaan. CSDO menjadi jembatan antara sisi teknis (CTO/CSO) dan pelanggan (CBO/Customer Success).
📂 Project Delivery Division
Project Manager
Bertanggung jawab merencanakan, mengoordinasikan, dan mengeksekusi proyek implementasi cloud, migrasi data, maupun integrasi antar-layanan (IaaS, PaaS, SaaS, DRaaS).
-
Tugas utama:
-
Membuat project charter dan timeline.
-
Menyusun resource plan dengan CTO/Engineering team.
-
Melakukan koordinasi lintas divisi (Engineering, Security, Customer Success).
-
Menyusun laporan kemajuan proyek dan evaluasi pasca-implementasi.
-
-
KPI:
-
On-time delivery
-
Cost variance
-
Stakeholder satisfaction
-
Service Delivery Manager
Menjamin layanan cloud siap digunakan, stabil, dan memenuhi ekspektasi pelanggan serta kontrak SLA.
-
Tugas utama:
-
Mengatur handover dari tim proyek ke tim operasional.
-
Memastikan provisioning, monitoring, dan dokumentasi layanan berjalan lancar.
-
Bekerja sama dengan Customer Success dan Cloud Engineering untuk peningkatan kualitas layanan.
-
-
KPI:
-
SLA achievement
-
Customer satisfaction (CSAT/NPS)
-
Onboarding success rate
-
📂 Operations & Support Division
Service Desk Manager
Menjadi garis depan untuk semua permintaan dan insiden pelanggan, serta mengatur proses eskalasi ke tim teknis atau developer.
-
Tugas utama:
-
Memastikan 24/7 customer support berjalan efektif.
-
Menetapkan prioritas tiket berdasarkan dampak dan urgensi.
-
Mengelola pengetahuan (knowledge base, FAQ, troubleshooting guide).
-
-
KPI:
-
First response time
-
Resolution rate
-
Ticket backlog
-
Problem & Change Manager
Menangani analisis akar penyebab masalah (RCA) dan memastikan semua perubahan sistem dilakukan dengan risiko minimal.
-
Tugas utama:
-
Melakukan RCA pasca-insiden besar.
-
Mengatur Change Advisory Board (CAB) dan mengontrol proses change request.
-
Memastikan dokumentasi dan komunikasi perubahan berjalan dengan baik.
-
-
KPI:
-
Change success rate
-
Recurring issue reduction
-
Change failure impact
-
Resilience Manager
Bertanggung jawab atas strategi Business Continuity Plan (BCP) dan Disaster Recovery (DR) agar layanan tetap berjalan meskipun terjadi gangguan besar.
-
Tugas utama:
-
Menyusun dan menguji BCP & DRP secara berkala.
-
Berkoordinasi dengan Cloud Engineering, Network, dan Security untuk mitigasi risiko.
-
Melakukan simulasi failover dan evaluasi performa recovery.
-
-
KPI:
-
RTO/RPO compliance
-
DR test success rate
-
Downtime reduction
-
Chief Financial Officer (CFO)
Fungsi:
Menjaga stabilitas dan kesehatan keuangan perusahaan, memastikan seluruh pengeluaran efisien, pendapatan tercatat dengan akurat, serta seluruh aktivitas bisnis patuh terhadap standar akuntansi dan regulasi pajak. CFO juga berperan penting dalam pengambilan keputusan strategis berbasis data keuangan.
📂 Finance & Accounting Division
Finance & Accounting Manager
Mengelola seluruh aspek keuangan perusahaan, mulai dari pencatatan transaksi, pelaporan keuangan, pengawasan arus kas, hingga audit dan kontrol biaya.
-
Tugas utama:
-
Menyusun laporan keuangan bulanan dan tahunan.
-
Melakukan analisis cashflow dan profitabilitas layanan.
-
Mengawasi proses akuntansi dan rekonsiliasi bank.
-
Menyusun laporan audit dan memastikan kepatuhan terhadap standar PSAK/IFRS.
-
Memberikan insight finansial untuk mendukung pengambilan keputusan strategis.
-
-
KPI:
-
Report accuracy (tingkat kesalahan <1%)
-
Audit findings (jumlah temuan minimal)
-
Cashflow stability
-
📂 Procurement Division
Procurement Manager
Bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa, termasuk hardware, software, lisensi, kontrak vendor, dan kebutuhan operasional lainnya, dengan prinsip efisiensi dan transparansi.
-
Tugas utama:
-
Menyusun kebijakan dan SOP pengadaan.
-
Melakukan vendor selection & evaluation.
-
Negosiasi harga dan kontrak dengan vendor atau distributor.
-
Bekerja sama dengan CTO & CSDO dalam pengadaan infrastruktur dan layanan baru.
-
Memastikan pengadaan sesuai dengan rencana anggaran dan timeline proyek.
-
-
KPI:
-
Procurement lead time (kecepatan proses pengadaan)
-
Cost efficiency (hemat biaya dibanding estimasi awal)
-
Vendor performance (kualitas & ketepatan pengiriman)
-
📂 Budget & Tax Division
Budget & Tax Manager
Menangani perencanaan keuangan jangka pendek dan panjang, serta memastikan seluruh kewajiban pajak dipenuhi dengan benar dan tepat waktu.
-
Tugas utama:
-
Menyusun dan memantau anggaran tahunan setiap divisi.
-
Menganalisis realisasi anggaran vs rencana (variance analysis).
-
Mengelola laporan pajak bulanan & tahunan (PPN, PPh, dsb).
-
Menyusun strategi efisiensi pajak tanpa melanggar regulasi.
-
Berkoordinasi dengan auditor eksternal dan pihak regulator (DJP).
-
-
KPI:
-
Budget variance (penyimpangan <5%)
-
Tax compliance (0 pelanggaran pajak)
-
Budget utilization rate
-
Chief People & Culture Officer (CPCO)
Fungsi:
Menjadi penggerak utama dalam membangun tim yang kuat, budaya kerja positif, dan lingkungan kerja produktif. CPCO memastikan setiap karyawan merasa dihargai, memiliki kesempatan berkembang, dan bekerja sesuai dengan nilai-nilai perusahaan.
📂 Human Resources & Talent Division
HR & Talent Manager
Bertanggung jawab atas rekrutmen, pengembangan kompetensi, dan manajemen karier karyawan. Fokusnya adalah memastikan perusahaan memiliki talenta terbaik yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
-
Tugas utama:
-
Menyusun strategi rekrutmen untuk setiap divisi sesuai kebutuhan bisnis.
-
Mengelola proses rekrutmen end-to-end (job posting, screening, interview, onboarding).
-
Menyusun program pelatihan, sertifikasi, dan pengembangan karier (career pathing).
-
Menetapkan sistem penilaian kinerja (performance review).
-
Bekerja sama dengan CFO untuk perencanaan kompensasi dan benefit.
-
-
KPI:
-
Turnover rate: < 10% per tahun
-
Time-to-hire: ≤ 30 hari
-
Training hours per employee: ≥ 20 jam/tahun
-
📂 Culture & Engagement Division
Culture & Engagement Manager
Fokus pada penguatan budaya organisasi, membangun semangat kolaborasi, serta memastikan keterlibatan dan kesejahteraan karyawan tinggi.
-
Tugas utama:
-
Merancang dan mengimplementasikan program budaya kerja (values, recognition, employee voice).
-
Menyelenggarakan kegiatan engagement seperti town hall, team building, wellness program.
-
Mengukur dan meningkatkan employee satisfaction & engagement score.
-
Mengembangkan komunikasi internal agar transparan dan dua arah.
-
Bekerja sama dengan HR untuk strategi retensi karyawan.
-
-
KPI:
-
Employee satisfaction: ≥ 85%
-
Participation rate: ≥ 90% untuk event internal
-
Engagement index: meningkat dari tahun ke tahun
-
📂 General Affairs Division
General Affairs Manager
Mengelola seluruh aspek operasional kantor, fasilitas fisik, dan logistik internal untuk memastikan kelancaran aktivitas kerja.
-
Tugas utama:
-
Mengatur pemeliharaan gedung, keamanan, kebersihan, dan kenyamanan fasilitas.
-
Mengelola inventaris dan aset perusahaan (peralatan IT, kendaraan, ruang kerja).
-
Menyediakan dukungan logistik untuk operasional & event internal.
-
Mengelola kontrak vendor fasilitas (maintenance, cleaning, catering, dll).
-
Bekerja sama dengan HR & Finance terkait efisiensi biaya fasilitas.
-
-
KPI:
-
Facility uptime: ≥ 99%
-
Asset utilization: ≥ 90%
-
Operational incident rate: < 2 per kuartal
-
Chief Strategy & Innovation Officer (CSIO)
Fungsi:
Memimpin arah strategis jangka panjang perusahaan serta memastikan perusahaan tetap relevan dan kompetitif melalui inovasi berkelanjutan. CSIO bertugas menyeimbangkan antara pertumbuhan bisnis, efisiensi operasional, dan eksplorasi teknologi masa depan.
📂 Business Strategy Division
Business Strategy Manager
Bertanggung jawab untuk menganalisis pasar, menyusun strategi pertumbuhan, serta mengawasi pencapaian target lintas divisi.
-
Tugas utama:
-
Melakukan analisis pasar dan kompetitor untuk menentukan posisi strategis perusahaan.
-
Menyusun dan memperbarui rencana bisnis tahunan serta roadmap 3–5 tahun.
-
Menetapkan dan memantau KPI lintas departemen untuk memastikan alignment dengan visi perusahaan.
-
Berkolaborasi dengan CBO dan CFO dalam menentukan strategi pricing, bundling, dan model bisnis baru.
-
Membuat laporan performa bisnis untuk CEO dan Board.
-
Mengidentifikasi peluang ekspansi (produk baru, segmen baru, kolaborasi strategis).
-
-
KPI:
-
Strategic goal achievement: ≥ 90% dari target tahunan tercapai
-
Business growth rate: ≥ 15% per tahun
-
Cross-divisional alignment index: meningkat tiap tahun
-
📂 Research & Development (R&D) Division
R&D Manager
Fokus pada riset teknologi baru dan inovasi produk yang relevan dengan arah bisnis cloud & digital modern.
-
Tugas utama:
-
Melakukan riset terhadap teknologi emerging seperti AI, Edge Computing, Observability, Green IT, dan Cloud-native stack.
-
Mengembangkan Proof-of-Concept (PoC) dan prototipe solusi baru bersama tim CTO & Platform Division.
-
Berkolaborasi dengan tim DevOps, Security, dan Product untuk menguji feasibility & scalability.
-
Menilai dan merekomendasikan adopsi teknologi baru ke dalam ekosistem 32Inside.
-
Mengatur knowledge-sharing session antar divisi untuk transfer inovasi.
-
Menyusun roadmap inovasi tahunan.
-
-
KPI:
-
Innovation index: jumlah inovasi yang berhasil diimplementasikan / total ide diuji
-
Proof-of-Concept success rate: ≥ 70%
-
Time-to-innovation: dari ide ke PoC ≤ 3 bulan
-